Beli Sayur Langsung Dari Petani

Beli Sayur Langsung Dari Petani

Beli Sayur Langsung Dari Petani – Mayoritas orang mengonsumsi sayur tujuannya adalah agar kesehatan tubuh terjaga karena nutrisi dan gizi yang dibutuhkan tercukupi. Kandungan pada sayur yang berbeda-beda membuat konsumen memilih mana jenis sayuran yang sesuai dengan kebutuhannya. Selain memilih jenis sayur, tentu konsumen juga memperhatikan kualitas sayur demi kebaikan kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Sayur yang berkualitas tentu nutrisi dan gizinya terjaga dengan baik.

Lantas, bagaimana mendapatkan sayuran yang berkualitas? Tentunya Anda harus pandai memilih sayur yang berkualitas. Dengan beli sayur langsung dari petani terbaik tentu Anda bisa mendapatkan kualitas sayur yang menjanjikan. Setelah membeli sayuran tentu Anda harus menyimpan sayuran tersebut dengan tepat. Tak perlu khawatir bila Anda tidak memiliki mesin pendingin atau kulkas, atau kulkas Anda sudah terisi penuh sehingga ruang penyimpanan untuk sayur sudah tidak tersedia. Berikut ini adalah cara menyimpan sayur tanpa mesin pendingin yang benar.

Beli Sayur Langsung Dari Petani

Cara Penyimpanan saat Beli Sayur Langsung dari Petani Tanpa Mesin Pendingin 

  • Mencuci sayur hingga bersih

Hal yang pertama kali harus dilakukan agar sayur tetap awet meskipun disimpan di luar mesin pendingin adalah mencuci sayur hingga bersih. Proses pencucian ini bertujuan untuk menghilangkan segala kuman dan bakteri yang ada pada sayur karena dapat merusak kualitas sayur sehingga dapat mengakibatkan struktur gizi dan nutrisi sayur rusak dan berakhir pada kebusukan.

Sayuran yang dikonsumsi pun bermacam-macam sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Ada sayuran yang lebih unggul pada kandungan vitamin dan mineral, ada sayuran yang lebih unggul pada kandungan karbohidrat, ada juga sayuran yang lebih unggul pada protein dan masih banyak lagi.

Setelah melalui proses pencucian, sayur harus dikeringkan dengan maksimal. Anda dapat menggunakan lap atau tisu untuk mengeringkan sayuran. Jangan sampai ada air yang masih tersisa karena dapat menyebabkan sayur menjadi layu atau terlalu lembap sehingga menyebabkan sayur tidak segar lagi. Anda juga dapat meletakkan tisu di wadah penyimpanan sayur untuk memastikan sayur benar-benar kering dengan sempurna.

  • Menyimpan sayur di tempat yang kering dan sejuk

Letakkan sayur di dalam wadah lalu simpanlah di ruangan yang kering dan sejuk. Pastikan ruangan tersebut tidak lembap karena dapat menyebabkan sayur ditumbuhi oleh jamur. Jika telah terjadi demikian, maka sayur sudah tidak higienis dan tidak bisa dikonsumsi.

Selain itu janganlah meletakkan sayur di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung karena dapat merusak kualitas sayur. Meskipun Anda telah beli sayur langsung dari petani murah, tentu Anda tak ingin dirugikan karena kurang menjaga kualitas sayur dengan baik.

Tak menutup kemungkinan juga Anda bisa mendapatkannya melalui platform belanja Gudang Mayur. Sebagai supplier bahan makanan online kami menyediakan berbagai macam buah-buahan, sayur mayur, bumbu-bumbu dapur, dan juga daging (ikan, kambing, sapi, ayam, bebek dan lain-lain).

  • Menyimpan sayur di dalam plastik berlubang

Anda juga dapat meletakkan sayur di dalam plastik dengan catatan plastik tersebut harus diberi lubang agar sirkulasi udara tetap terjaga dan tidak membuat nutrisi sayur rusak. Bila Anda meletakkan sayur di dalam plastik tertutup akan membuat udara di dalam plastik menjadi pengap dan sayur menjadi lembap bahkan berair sehingga kondisinya sudah tidak layak untuk dikonsumsi lagi. Menyimpan sayur juga membutuhkan oksigen yang cukup untuk menjaga kualitas sayur.

  • Membungkus sayur dengan kertas roti

Alternatif yang lainnya adalah dengan membungkus sayur di dalam kertas roti. Bila Anda menggunakan cara ini, Anda dapat melepas tisu pembungkus sayur karena fungsinya hampir sama dengan tisu tersebut. Hanya saja Anda tak perlu membutuhkan wadah lagi untuk meletakkan sayuran. Cukup letakkan sayuran di dalam kantong kertas roti. Sirkulasi udara pun tetap terjaga tidak sepadat plastik.

  • Memisahkan sayuran segar dengan yang tidak segar

Saat menyimpan sayuran, perhatikanlah baik-baik sayuran tersebut. Bila sayuran sudah menguning atau berkurang kualitasnya segera pisahkan sayuran yang masih bagus dan sayuran yang kualitasnya sudah menurun tersebut.

Sayuran yang kualitasnya sudah menurun dapat memicu timbulnya kuman dan bakteri yang menyebar pada sayuran lainnya. Maka dari itu, sebelum semua sayuran sia-sia dan tidak ada yang bisa dimakan sebaiknya pisahkan sayuran selagi ada sayuran yang kualitasnya masih baik dan dapat dikonsumsi untuk mencegah kuman dan bakteri menyebar.

Anda juga dapat bertanya-tanya terkait informasi seputar sayur atau hasil tanam yang dibeli secara detail kepada petani langsung karena petani tentu lebih tahu terkait hasil panennya. Sedangkan dari sisi produsen akan diuntungkan karena tidak perlu menyewa transportasi untuk mengirim dagangannya kepada pedagang.

Begitulah caranya penyimpanan agar kualitas sayur tetap terjaga dan nutrisinya tidak berkurang ataupun rusak sehingga dapat memberikan manfaat pada tubuh dengan optimal. Ternyata tak semua jenis sayuran juga dapat disimpan di dalam mesin pendingin. Berikut ini adalah sayuran yang harus disimpan dalam suhu ruang.

Beberapa Jenis Sayuran yang Harus Disimpan di Luar Mesin Pendingin

  • Umbi-umbian

Kentang, ubi, singkong dan lain-lain yang termasuk dalam golongan umbi-umbian sebaiknya disimpan pada suhu ruang. Apabila disimpan di dalam kulkas akan merusak struktur umbi-umbian tersebut. Pati yang terkandung dalam umbi-umbian akan cepat terurai menjadi glukosa dan menimbulkan rasa manis yang pekat. Tekstur umbi-umbian menjadi kasar dan keras sehingga tak lezat apabila dikonsumsi.

  • Daun-daunan

Daun salam, daun bawang, daun kemangi, daun peterseli, daun ketumbar akan menyerap bau makanan lain yang ada di dalam kulkas sehingga fungsi daun-daunan tersebut yang tadinya untuk menambah aroma pada masakkan akan malah menimbulkan aroma yang tidak sedap lagi. Jika digunakan akan membuat aroma masakkan menjadi kurang pas.

  • Bumbu-bumbu

Berbagai macam bumbu-bumbu dapur sebaiknya disimpan pada suhu ruang dalam kondisi yang kering dan tidak lembap. Beli sayur langsung dari petani dengan mudah untuk hidangan keluarga juga termasuk bumbu dan rempah untuk memasak. Bumbu-bumbu dapur atau rempah-rempah seperti laos, kunir, ketumbar, kencur, kemiri dan yang lainnya jika dimasukkan ke kulkas akan mengeras. Sehingga tidak menghasilkan rasa yang tepat untuk melengkapi lezatnya masakan.

  • Bawang-bawangan

Bawang merah, bawang putih, dan juga bawang bombai sebaiknya disimpan di tempat terbuka dalam suhu ruang. Bila Anda menyimpan bawang-bawangan di dalam kulkas akan menyebabkan bawang menjadi lembap. Bahkan bisa tumbuh tunas hingga membusuk karena struktur bawang telah rusak. Cita rasa bawang juga menjadi hambar dan tidak setajam yang sebelumnya.

Membeli sayur langsung dari petani juga memberikan berbagai keuntungan baik dari sisi konsumen maupun produsen. Bila membeli sayuran langsung di petani lokal, Anda akan mendapatkan sayuran segar yang berkualitas dengan harga terjangkau karena biasanya sayuran tersebut baru saja dipanen dan pendistribusiannya langsung kepada konsumen.

Anda bisa beli sayur langsung dari petani melalui Goedang Mayoer secara online. Ingat cara penyimpanannya tanpa dimasukkan ke dalam mesin pendingin untuk jenis sayuran yang sebaiknya disimpan di luar.

5/5 - (4 votes)

Leave a Comment

×